Category: Sisi Lain Kehidupan


The Journey of Life

Hahaiiiii, saya kembali sekarang. Lumayan, mumpung lagi libur kuliah, sesekali update blog yang mati suri :)

Well, kali ini saya mau cerita tentang sebuah miracle yang memang aneh. Gak disangka, gak terduga, gak dinyana (walah), kejadian demi kejadian ane alamin satu per satu.
Pernah denger tentang yang namanya Sodaqoh, Zakat, Infaq, or whatever lah itu namanya apa. Nah kebetulan, kata orang, ane orangnya tipe-tipe penilai, i means, perilaku orang slalu gw perhatikan dengan seksama, ketika dia begitu, nanti akibatnya begini, ketika dia begini, nanti akibatnya begitu.
(itu kata orang lo).

Dapat inspirasi dari blognya Todi, kali ini saya juga mau cerita sesuatu. Uztad Yusuf Mansyur, si uztad sodaqoh u know, dia sering bilang kalo sodaqoh akan menciptakan efek positif, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

To the point :

Tahukan ukuran sepatu saya berapa?

39??ngarang

42??ngasal

45??fitnah

47 man, ya benar, ukuran sepatu saya 47. Dari dulu emang saya ngarep pengen beli sepatu futsal size 47, tapi gak pernah kesampaian, karena memang bener-bener sulit nyarinya kalo di Indonesia. Sampai akhirnya saya coba-coba browsing, hari demi hari, bulan demi bulan gak pernah dapat. Tetep sabar. Saya coba lagi cari sana sini, syukur walhamdulillah, akhirnya dapat bro. Senangnya hatiku. Dan tahu gak, kalo sepatunya Adidas Adiquestra itu, meski 2nd tapi masih mulus belum ada lecetnya, dan harganya dibawah pasaran. Mantab gan… berkat bersabar.

Lainnya?

Kebetulan saya punya rekanan bisnis, yah, meski hasilnya kecil2an tapi bisa buat beli pulsa lah. Hehe…

Kali pertama ibu saya order sama rekanan saya itu, sebenernya dapet harga mahal, tapi mungkin karena saya juga sering memakai jasanya, maka dikasihlah diskon setengah harga. Dengan niat yang baik, saya coba buat sesekali ngasih “hadiah” buat rekanan itu, karena sudah di kasih diskon, sekedar makan siang lah. :D Pagi-pagi sebelum ke kantor, mampir ke warung padang, order makanan banyak buat makan siang juragan sama karyawannya rekanan-ku. Memang sengaja ane suruh pelayan padangnya biar nggak ngasih tahu siapa yang ngasih, biar surprise. Ternyata…waduh-waduh, kurir padangnya meskipun udah tahu itu letak perusahaannya, tetep aja masih bingung, padahal jelas2 bosnya ada disitu. Sorenya, saya ke tempat usaha itu, nanya tentang itu, eh dia malah kaget, kalo ternyata udah disamperin sama kurirnya, tapi gak tahu kalo buat dia dan karyawannya. Senyum kecut dan pengen ketawa… Akhirnya, kubalik ke rumah makan padang malemnya, rada complain, karena memang yg sbenernya salah adalah saya…gak ninggal nomor HP dan petanya. Negoisasi lagi, akhirnya saya bisa dapet ganti 100% tanpa ngluarin uang lagi, paginya mereka bersedia nganter lagi, padahal nasi yang gak jadi di antar tadi, benar2 mubadzir, Alhamdulillah… gak jadi rugi puluhan ribu rupiah…

Lainnya lagi??

Kali ini saya butuh headphone (bukan headset/earphone), karena memang saya suka musik dari dulu. Ane cari yang memang nggak seperti biasa, minimal bisa memanjakan telinga saya, kayak audiophile versi pemula lah.hehe. Udah lihat review disana dan dimari, tinggal cari sana-sini, mulai merk S**h***r, dkk, eh akhirnya dapet langsung dari suplliernya dengan harga murah sekali. Padahal barang-nya waktu itu katanya sedang kosong diseluruh Indonesia. Saya dapat Superlux HD 681, kualitasnya menawan lah kalo ditelingaku. Alhamdulillahhh….

Pengen lagi??

Beberapa bulan yang lalu, kantor ku baru ulang tahun. Hari minggunya ada acara fun fair day, ngundang para professor, doctor, bapak ibu dosen, teman-teman sejawat, seluruh karyawan, keluarga, dan handai taulan. And you know?? Saya didapuk jadi MC. Weeekkkkkzzzz… Lumayan bingung saat itu, dikantor saja saya pendiem, calm, tenang, tau2 disuruh-nge-MC. Saya akhirnya belajar, tapi gak pernah bisa gimana cara nya menghidupkan acara. Hari-H nya, gak tau kenapa lancar dan sukses meskipun baru kali pertama nge-MC acara resmi. Setelah acara itu, heran, ternyata banyak yang kaget kalo saya bisa public speaking otodidak dan lumayanlah banyak yang memuji. Wakaka…

Horrayyy…Alhamdulillah lagi, karena acara lancar dan menyenangkan.

Saran saya buat anda, banyak lah anda memberi sesuatu pada orang lain dan jangan banyak mengharap untuk mendapatkan sesuatu dari orang lain, karena yang kita harapkan hanya dari yang Diatas.

Banyak-banyaklah bersodaqoh, karena sesungguhnya sodaqoh akan membuat hidup anda lebih tenang dan bahagia.

Teman-teman saya, baik teman main, teman kampung, kadang mengeluh karena terjadi sesuatu pada mereka. “Asem, helm ku dicolong maling.” “Weks, hapeku tibo nang dalan” “Sial, kameraku ilang nang kampus” “Munyuk, bojoku diembat”-sik terkahir ora ding. :D Menurut saya karena ada yang kurang dalam hidup mereka.

Yang perlu diingat, sodaqoh it’s not only about money….one more time “SODAQOH IT’S NOT ONLY ABOUT MONEY!!!”. Ilmu, pikiran, dan tenaga juga bisa kamu sumbangkan kok kalo diniatkan dengan ikhlas. Kalo MT bilang, sodaqohlah…..dan lihatlah, apa yang akan terjadi!!!!

Terima kasih untuk semua orang yang telah mengajari saya berbuat baik, suka berbagi ilmu, dan senang mengajari apa saja kalau saya sedang butuh. Semoga amal, sodaqoh, ilmu, dan ajarannya bermanfaat untuk saya dan dibalas yang lebih baik oleh Allah SWT.

Apa yang anda tanam, itu yang akan anda tuai…

C u soon :)

Sepucuk surat dilayangkan seorang cewek cantik yang ingin mendapatkan pria kaya yang dimuat di suatu majalah. Suratnya ditanggapi oleh seorang pria kaya dengan serius.
Judul surat tersebut :

“Apa Yang Harus Saya Lakukan Untuk Dapat Menikah dengan Pria Kaya?”

Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan di sini. Tahun ini saya berumur 25 tahun.

Saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan fashion. Saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun. Anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York . Persyaratan saya tidak tinggi. Apakah ada di forum ini mempunyai penghasilan $500ribu/tahun? Apa kalian semua sudah menikah? Yang saya ingin tanyakan: apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda? Yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya $250rb/tahun. Bila seseorang ingin pindah ke area pemukiman elit di City Garden New York , penghasilan $ 250rb/tahun tidaklah cukup.

Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:
Dimana para lajang2 kaya hang out?
Kisaran umur berapa yang harus saya cari?
Kenapa kebanyakan istri dari orang2 kaya hanya berpenampilan standar?
Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi mereka bisa menikahi pria kaya?
Bagaimana, anda memutuskan, siapa yang bisa menjadi istrimu, dan siapa yang hanya bisa menjadi pacar?

ttd.

Si Cantik

Jawabannya :

Inilah balasan dari seorang pria yang bekerja di Finansial Wall Street :

Saya telah membaca surat mu dengan semangat. saya rasa banyak gadis2 di luar sana yang mempunyai pertanyaan yang sama. ijinkan saya untuk menganalisa situasi mu sebagai seorang profesional.

Pendapatan tahunan saya lebih dari $500rb, sesuai syaratmu, jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 di sini. dari sisi seorang bisnis, merupakan keputusan salah untuk menikahimu. jawabannya mudah saja, saya coba jelaskan, coba tempatkan “kecantikan” dan “uang” bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dengan uang: pihak A menyediakan kecantikan, dan pihak B membayar untuk itu, hal yg masuk akal. tapi ada masalah disini, kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus. faktanya, pendapatan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. Karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat, dan anda adalah aset yang akan menyusut. bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial.

Jika hanya (kecantikan) itu aset anda, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang. dari aturan yg kita gunakan di Wall Street, setiap pertukaran memiliki posisi, kencan dengan anda juga merupakan posisi tukar. jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya dan adalah ide buruk untuk menyimpan dalam jangka lama, seperti pernikahan yang anda inginkan. mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi besar akan di jual atau “disewakan.” Siapa saja yang mempunyai penghasilan tahunan $500rb, jelas bukan orang bodoh, kami hanya mau berkencan dengan anda, tapi tidak akan menikahi anda.

Saya akan menyarankan agar anda lupakan saja untuk mencari cara menikahi orang kaya. Lebih baik anda menjadikan diri anda orang kaya dengan pendapatan $500rb/tahun. Ini kesempatan yang jauh lebih bagus daripada mencari orang kaya bodoh. mudah2an balasan ini dapat membantu. Jika anda tertarik untuk servis “sewa pinjam,” hubungi saya.

ttd,

J.P. Morgan

Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3776744

Hikmah Jumatan 04/12/09

Khutbah Jum’at kemarin termasuk salah satu yang berkesan gan. But, eniwei emang sudah lama saya tidak menulis di blog ini. Maklum siang kerja malam kuliah, aktivitas yang kadang kadang monoton menurut saya.

Back to topic, khatib kemarin menyinggung masalah kontroversi UNAS yg sedang hot. Tp sebelumnya ane singgung dulu mengenai hal yang pertama. Yaitu ttg khatib yg pernah menanyakan pada salah satu mahasiswanya,”Berapa kali rakaat dalam sholat anda melakukannya tiap hari?”
Dia jawab,”17 rakaat pak”, gak lebih gak kurang?, “nggak pak”. Never mind. Terus si khatib menganalogikan masalah ini dengan halnya IPK. Memang sih, ketika tiap hari sholat 17 rakaat itu sudah dianggap “lulus” kewajiban sholat tiap harinya.
Nah ketika IPK seorang mahasiswa 2 koma sekian pun udah bisa lulus juga dari kampus. Tapi apakah ada perusahaan yang akan menerimanya secara mudah dengan jumlah IPK 2 koma sekian itu, impossible kan. Mungkin juga harus dengan pertimbangan berkali kali perusahaan tersebut menerimanya.

Ya, ALLAH SWT pemilik surga (perusahaan-red) juga. Sholat anda baru 17rakaat tiap harinya, tapi mungkin ALLAH sebagai pemilik “perusahaan” juga akan menimbang nimbang lagi, apakah anda bisa masuk ke perusahaannya atau tidak. Hmmmm…perbandingan yang bagus juga menurut saya. Well, mulailah dari sekarang untuk ber-rakaat lebih tiap hari, saya mengajak anda dan diri saya sendiri tentunya.
Masalah kedua, tentang UNAS yang masih kontroversi. Beliau bilang kehidupan ini memang diciptakan seimbang dan berpasangan oleh ALLAH. Ada panas-dingin, pria-wanita, gelap-malam, n many many more. Nah seharusnya ketika menjadi siswa SMA (mungkin sekarang atau sudah berlalu), memang harus ada yang berhasil dan gagal juga. Masa’ tiap anak SMA harus berhasil?? Kan ada juga yang gagal, yang berarti keberhasilan yang tertunda. Dari 100% siswa SMA yang mengikuti UNAS, 90% lulus, 10% tidak lulus. Nah lo, masa pemerintah mau ngikut yang 10%. Lalu indikator pendidikan kita apa nantinya, kalo UNAS jadi dihapus. (maaf, saya dulu juga agak diuntungkan pas saya UNAS..hehe)

Mungkin ketika anda gagal, anda baru bisa berinstropeksi diri dan mengaca serta mengharap hanya kepada ALLAH saja tentang apa yang telah anda lakukan sebelumnya sampai bisa gagal. Dan mungkin juga ketika anda berhasil, anda malah akan bertingkah sombong, lupa diri, dan tak tahu arti hidup sebenarnya. Ada saran juga dari beliau bahwa selayaknya kita selalu mengevaluasi diri kita tentang apa yang telah kita lakukan setiap harinya, tiap malam sebelum kita tidur.
Ya, begitulah memang kita ini diciptakan sebagai makhluk yang dho’if.

Atau memang ada saran seperti ini saja, UNAS tetap diadakan, namun siswa SMA tidak diwajibkan untuk mengikutinya. Pasti hanya siswa siswi SMA saja yang “berani” mengikutinya. Dan akhirnya, mungkin nanti pemerintah bisa memberikan kebijakan ke perguruan2 tinggi negeri seluruh Indonesia untuk lebih memprioritaskan yang mengikuti UNAS saja tentang penerimaan mahasiswa barunya. In another hand, mungkin perusahaan perusahaan di Indonesia juga bisa lebih memprioritaskan calon karyawan-karyawannya yang mengikuti UNAS dengan mencantumkan syarat-syarat dalam seleksi penerimaan calon karyawan.
Biar nanti orang-orang yang ikut UNAS dan tidak ikut UNAS memang harus berbeda. Usul yang aneh tapi logis ya. Sekian, besok nyambung lagi.

(dibuat saat lagu Jenny-Monster Karaoke muncul :D )

Huhuhuhu….
Maafkan aku teman-teman karena sudah lama tidak menulis. Ya harap maklum, kerjaan baru bikin waktu tersita lumayan banyak. Well gowal gawel, beberapa waktu yg lalu gw habis ketilang….na gw mo critain pengalaman yg satu ini.

Sore itu mo pulang kerumah habis kerja, gw dari arah barat. Menuju timur via per3an Janti gw nglewatin bangjo. Di TKP….e e e e, mgkin gr2 kena sinar matahari sore, mata gw kagak liat ato mungkin mata gw rabun kalo ternyata lampunya dah jd merah. Prriiiiitttttt….prit…prit….bunyi hujan diatas genting (salahhhh) bunyi whistle dari Pak Polisi (Pakpol) menyambar telinga.

Gw turun, tanpa babibu langsung nyamperin dulu Pakpol tsb, mo apa lu nyetop2 gw?? (g mungkin ya). Ya udah, kt mulai diskusi, ngomong dari atas ke bawah, dari barat ke timur, dari mata ke kaki, dari rambut ke xxxxxxxut (luuuuutut)-ngeres lu…intinya gw g bersalah. Ditawarin mo sidang pa bayar disini apa ke bank. Pilih ke bank donk gw!!!
Besok siangnya, pas kantor istirahat gw ke BRI Jalan Cik Di Tiro, trus bayar 15ribu doank. Alhamdulillah…

Besok siangnya lagi, gw ketemu Pak Avianto (Pakpol) tsb buat ambil STNK. Beres dah. So buat kamu yg ktilang jgn segan segan minta fom biru kalo mo bayar ke bank.

Eniwei, klo lo ketilang di daerah mana aja di Jogja, ente bisa bayar tilang di BRI Cik Di Tiro ini…kecuali kalo ketilang di daerah Bantul cm bisa bayar di BRI Bantul. G tau knapa kok bs gitu.

Ya bgitulah, besok ada cerita lagi ttg Bank BRI Cik Di Tiro, khususnya tellernya.

C u…IMG_7288IMG_7286

Kamu Termasuk Yang Mana???

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula).” (QS. An-Nuur : 26)

LELAKI SEJATI

Barusan dapet imel dari temen, check this out!!!

Aku bertanya pada Bunda, bagaimana menjadi lelaki sejati?
Bunda menjawab, Nak…

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang
kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang
disekitarnya. …

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang
lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan
kebenaran… ..

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat
di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada
kamu muslimin …

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia
di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia
dihormati didalam rumah…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami
persoalan…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang
bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu…

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya
wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita
yang dicintainya. ..

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel
yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi
lika-liku kehidupan…

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
membaca Al Qur’an, tetapi dari konsistennya dia
menjalankan apa yang ia baca dari Al Qur’an…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.